MAKALAH SISTEM OPERASI
WINDOWS
BAB I
PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG
Dengan semakin
canggih dan berkembangnya dunia IPTEK yang seperti dirasakan secara signifikan
mengenai pandangan orang terhadap teknologi, walaupun secara esensi teknologi
tersebut masih pada kerangka acuan yang ada. Misalnya pada zaman sebelum tahun
2000, orang umum masih memandang sebuah komputer adalah mesin yang biasanya
terletak pada sebuah meja dimana pada meja tersebut terdapat keyboard , monitor
dan CPU . Atau lebih dikenal dengan Personal Computer . Disamping itu, orang
masih membedakan antara komputer dengan handphone , mesin fax , pemutar video,
sound system, mesin fotocopy dan lain sebagainya. Namun dalam perkembangannya
perangkat tersebut semakin sulit untuk dibedakan. Agar pembahasan kita lebih
mendalam tentang sistem komputer ini, sebaiknya kita membahas dulu apa yang
dimaksud dengan sistem dan komputer itu sendiri.
Komputer yang
kita kenal saat ini adalah hasil pengembangan teknologi elektronika dan
informatika sehingga bentuk komputer yang asalnya berukuran besar dan makan
tempat, sekarang berbentuk kecil dengan kemampuan besar. Kemajuan industri
komponen elektronika IC (integrated circuit) telah mendorong terciptanya
berbagai perangkat chip IC yang beragam dan mendukung berbagai keperluan
pembuatan produk elektronik. Kemajuan teknologi elektronika tidak terlepas dari
adanya kemajuan di bidang pengetahuan dan pengolahan bahan semikonduktor
khususnya silikon. Penerapan sistem komputer saat ini dapat dilihat dalam
berbagai bidang seperti dibawah ini. Dalam dunia hiburan, dunia anak-anak telah
lama mengenal alat permainan game yang dikendalikan oleh sistem komputer.
Di bidang
industri, komputer telah dipergunakan untuk mengontrol mesin-mesin produksi
dengan ketepatan tinggi (misalnya CNC, sebuah mesin serba guna dalam industri
metal) sehingga dapat kita jumpai berbagai produk industri logam yang
bervariasi dan akan sulit dikerjakan apabila dikerjakan secara manual. Banyak
pula mesin-mesin dalam industri garmen yang dilengkapi dengan kontrol komputer,
misalnya perusahaan topi bodir dapat memproduksi topi dengan kualitas gambar
bordir yang seragam dalam jumlah banyak dalam waktu singkat.
Di perusahaan
dagang seperti departement store telah dipergunakan mesin cash register (mesin
kasir) yang dilengkapi dengan kontrol komputer sehingga mesin tersebut dapat
dikontrol oleh pihak manajer hanya dari ruangan kerjanya saja. Di bidang
pendidikan, selain digunakan sebagai alat bantu ajar, banyak peralatan
laboratorium yang dilengkapi dengan komputer sehingga alat tersebut dapat
bekerja lebih teliti dan dapat mengatasi kendala dan hambatan indra manusia.
Dari bidang pendidikan dan riset yang mempergunakan alat-alat tersebut
dihasilkan berbagai hasil penelitian yang bermanfaat yang banyak digunakan
dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Dalam bidang
bioteknologi, peralatan-peralatan kultur telah banyak yang dilengkapi dengan
kontrol komputer untuk mengusahakan ketelitian kerja pada ruang steril.
TUJUAN
Untuk mengetahui dan memahami materi tentang sejarah sistem operasi windows,memahami
kekurangan,kelebihan,dan keamanan pada sistem operasi window.
BAB II
PEMBAHASAN
SEJARAH SISTEM OPERASI WINDOWS
Microsoft Windows atau lebih dikenal dengan sebutan
Windows adalah keluarga sistem operasi komputer pribadi yang dikembangkan oleh Microsoft
yang menggunakan antarmuka dengan pengguna berbasis grafik (graphical user
interface).Sistem operasi Windows telah berevolusi dari MS-DOS, sebuah sistem
operasi yang berbasis modus teks dan command-line. Windows versi pertama,
Windows Graphic Environment 1.0 pertama kali diperkenalkan pada 10 November
1983, tetapi baru keluar pasar pada bulan November tahun 1985 yang dibuat untuk
memenuhi kebutuhan komputer dengan tampilan bergambar. Windows 1.0 merupakan
perangkat lunak 16-bit tambahan (bukan merupakan sistem operasi) yang berjalan
di atas MS-DOS (dan beberapa varian dari MS-DOS), sehingga ia tidak akan dapat
berjalan tanpa adanya sistem operasi DOS. Versi 2.x, versi 3.x juga sama.
Beberapa versi terakhir dari Windows (dimulai dari versi 4.0 dan Windows NT
3.1) merupakan sistem operasi mandiri yang tidak lagi bergantung kepada sistem
operasi MS-DOS. Microsoft Windows kemudian bisa berkembang dan dapat menguasai
penggunaan sistem operasi hingga mencapai 90%.
Dimulai dari DosShell for DOS 6 buatan Microsoft dan
inginnya Microsoft bersaing terhadap larisnya penjualan Apple Macintosh yang
menggunakan GUI, Microsoft menciptakan Windows 1.0. Nama ini berasal dari
kelatahan karyawan Microsoft yang menyebut nama aplikasi tersebut sebagai
Program Windows (Jendela Program). Windows versi 2 adalah versi Windows pertama
yang bisa diinstal program. Satu-satunya program yang bisa ditambahkan adalah
Microsoft Word versi 1. Windows versi 3 menjanjikan aplikasi tambahan yang
lebih banyak, kelengkapan penggunaan, kecantikan user interface atau antarmuka
dan mudahnya konfigurasi. Windows versi 3.1 adalah versi Windows yang bisa
mengoptimalisasi penggunaannya pada prosesor 32-bit Intel 80386 ke atas.
Windows versi 3.11 adalah versi Windows terahkir sebelum era Start Menu.
Windows 3.11 pun adalah versi Windows pertama yang mendukung
networking/jaringan. Versi Hibrida dapat dijalankan tanpa MS-DOS. Versi Hibrida
tersebut menginstalasi dirinya sendiri dengan DOS 7. Tidak seperti Windows
versi 16-bit yang merupakan shell yang harus diinstalasi melalui DOS terlebih
dahulu. Aplikasinya pun berbeda. Meskipun Windows 9X dapat menjalankan aplikasi
Windows 16-bit, namun Windows 9X memiliki grade aplikasi sendiri – X86-32,
Windows 9X sangat terkenal dengan BSOD (Blue Screen of Death).
Sistem Operasi “Windows” dibuat oleh perusahaan
Microsoft yang terletak di Amerika dan dipimpin oleh Bill Gates. Mengapa Sistem
Operasinya dinamakan “Windows” ?. Mungkin karena yang pertama tampil di layar
monitor ketika komputer dihidupkan adalah gambar seperti jendela-jendela kecil.
Nah, sistem operasi windows ini mengalami beberapa perubahan-perubahan dan
perbaikan. Dulu, akhir tahun 1980 (Awal tahun 1990 – 1994) terkenal sistem
operasi Windows 3.0, Windows 3.1.1 dikenal dengan generasi Windows 3.X, kemudian
mengalami perubahan-perubahan menjadi Windows 95 setelah itu Windows 98
(Windows 9.X), berubah lagi menjadi Windows 2000 dan saat ini Windows ME
(Millenium Edition / Edisi Millenium) sedang banyak digunakan.
Windows ini merupakan seri up-grade (peningkatan
kualitas) dari Windows 98. Dalam Windows ME telah dimasukkan software untuk
memainkan musik digital dan video, pengaturan untuk jaringan di rumah serta
kemudahan memperbaiki dari adanya kemungkinan kerusakan sistem. Selain itu ada
juga yang namanya “Windows NT”, yaitu Sistem operasi yang dikhususkan untuk
jaringan lokal.Sekarang Microsoft telah memperkenalkan dan meluncurkan produk
MS Windows dan Office yang terbaru. Produk itu disebut Windows Vista dan Office
2007. XP kepanjangannya “experience”. efek dan tampilan di windows Vista sangat
bagus.Apalagi dengan Office 2007, mungkin ketika melihat tampilannya anda akan
bingung namun ketika anda tahu begitu ringkasnya makaakan berpendapat
lain.Dengan kemudahan yang didapat dan so fleksibel mungkin.
Versi-versi Windows
Windows 1.0
Versi pertama Microsoft Windows, yang disebut dengan
Windows 1.0, dirilis pada tanggal 20 November 1985. Versi ini memiliki banyak
kekurangan dalam beberapa fungsionalitas, sehingga kurang populer di pasaran.
Pada awalnya Windows versi 1.0 ini hendak dinamakan dengan Interface Manager,
akan tetapi Rowland Hanson, kepala bagian pemasaran di Microsoft Corporation,
meyakinkan para petinggi Microsoft bahwa nama "Windows" akan lebih
"memikat" konsumen. Windows 1.0 bukanlah sebuah sistem operasi yang
lengkap, tapi hanya memperluas kemampuan MS-DOS dengan tambahan antarmuka
grafis. Selain itu, Windows 1.0 juga memiliki masalah dan kelemahan yang sama
yang dimiliki oleh MS-DOS.Apple yang menuntut Microsoft membuat Microsoft
membatasi kemampuannya. Sebagai contoh, jendela-jendela di dalam Windows 1.0
hanya dapat ditampilkan di layar secara "tile" saja, sehingga jendela
tersebut tidak dapat saling menimpa satu sama lainnya. Selain itu, tidak ada
semacam tempat yang digunakan untuk menyimpan berkas sebelum dihapus (Recycle
Bin), karena memang Apple berkeyakinan bahwa mereka memiliki hak terhadap
paradigma tersebut. Microsoft pun kemudian membuang limitasi tersebut dari
Windows dengan menandatangani perjanjian lisensi dengan Apple.
Windows 2.x
Windows versi 2 pun muncul kemudian pada tanggal 9
Desember 1987, dan menjadi sedikit lebih populer dibandingkan dengan
pendahulunya. Sebagian besar populeritasnya didapat karena kedekatannya dengan
aplikasi grafis buatan Microsoft, Microsoft Excel for Windows dan Microsoft
Word for Windows. Aplikasi-aplikasi Windows dapat dijalankan dari MS-DOS, untuk
kemudian memasuki Windows untuk melakukan operasinya, dan akan keluar dengan
sendirinya saat aplikasi tersebut ditutup.Microsoft Windows akhirnya memperoleh
peningkatan signifikan saat Aldus PageMaker muncul dalam versi untuk Windows,
yang sebelumnya hanya dapat berjalan di atas Macintosh. Beberapa ahli
sejarahwan komputer mencatat ini sebagai kemunculan sebuah aplikasi yang laku
secara signifikan selain buatan Microsoft sebagai awal kesuksesan Microsoft
Windows.
Windows versi 2.0x menggunakan model memori modus
real, yang hanya mampu mengakses memori hingga 1 megabita saja. Dalam
konfigurasi seperti itu, Windows dapat menjalankan aplikasi multitasking
lainnya, semacam DESQview, yang berjalan dalam modus terproteksi yang
ditawarkan oleh Intel 80286.
Windows 2.1x
Selanjutnya, dua versi yang baru dirilis, yakni
Windows/286 2.1 dan Windows/386 2.1. Seperti halnya versi Windows sebelumnya,
Windows/286 menggunakan model memori modus real, tapi merupakan versi yang
pertama yang mendukung High Memory Area (HMA). Windows/386 2.1 bahkan memiliki
kernel yang berjalan dalam modus terproteksi dengan emulasi Expanded Memory
Specification (EMS) standar Lotus-Intel-Microsoft (LIM), pendahulu spesifikasi
Extended Memory Specification (XMS) yang kemudian pada akhirnya mengubah
topologi komputasi di dalam IBM PC.Semua aplikasi Windows dan berbasis DOS saat
itu memang berjalan dalam modus real, yang berjalan di atas kernel modus terproteksi
dengan menggunakan modus Virtual 8086, yang merupakan fitur baru yang dimiliki
oleh Intel 80386.
Versi 2.03 dan kemudian versi 3.0 mendapatkan tuntutan
dari Apple karena memang versi 2.1 ini memiliki modus penampilan jendela secara
cascade (bertumpuk), selain beberapa fitur sistem operasi Apple Macintosh yang
"ditiru" oleh Windows, utamanya adalah masalah tampilan/look and
feel. Hakim William Schwarzer akhirnya membatalkan semua 189 tuntutan tersebut,
kecuali 9 tuntutan yang diajukan oleh Apple terhadap Microsoft pada tanggal 5
Januari 1989.
Kesuksesan dengan Windows 3.0
Microsoft Windows akhirnya mencapai kesuksesan yang
sangat signifikan saat menginjak versi 3.0 yang dirilis pada tahun 1990. Selain
menawarkan peningkatan kemampuan terhadap aplikasi Windows, Windows 3.0 juga
mampu mengizinkan pengguna untuk menjalankan beberapa aplikasi MS-DOS secara
serentak (multitasking), karena memang pada versi ini telah diperkenalkan
memori virtual. Versi ini pulalah yang menjadikan IBM PC dan kompatibelnya penantang
serius terhadap Apple Macintosh. Hal ini disebabkan dari peningkatan performa
pemrosesan grafik pada waktu itu (dengan adanya kartu grafis Video Graphics
Array (VGA)), dan juga modus terproteksi/modus 386 Enhanced yang mengizinkan
aplikasi Windows untuk memakai memori lebih banyak dengan cara yang lebih mudah
dibandingkan dengan apa yang ditawarkan oleh MS-DOS.
Windows 3.0 dapat berjalan di dalam tiga modus, yakni
modus real, modus standar, dan modus 386 Enhanced, dan kompatibel dengan
prosesor-prosesor keluarga Intel dari Intel 8086/8088, 80286, hingga 80386.
Windows 3.0 akan mencoba untuk mendeteksi modus mana yang akan digunakan, meski
pengguna dapat memaksa agar Windows bekerja dalam modus tertentu saja dengan
menggunakan switch-switch tertentu saat menjalankannya :
* win /r: memaksa Windows untuk berjalan di
dalam modus real
* win /s: memaksa Windows untuk berjalan di
dalam modus standar
* win /3: memaksa Windows untuk berjalan di
dalam modus 386 Enhanced.
Versi 3.0 juga merupakan versi pertama Windows yang
berjalan di dalam modus terproteksi, meskipun kernel 386 enhanced mode
merupakan versi kernel yang ditingkatkan dari kernel modus terproteksi di dalam
Windows/386.Karena adanya fitur kompatibilitas ke belakang, aplikasi Windows
3.0 harus dikompilasi dengan menggunakan lingkungan 16-bit, sehingga sama
sekali tidak menggunakan kemampuan mikroprosesor Intel 80386, yang notabene
adalah prosesor 32-bit.Windows 3.0 juga hadir dalam versi
"multimedia", yang disebut dengan Windows 3.0 with Multimedia Extensions
1.0, yang dirilis beberapa bulan kemudian. Versi ini dibundel dengan keberadaan
"multimedia upgrade kit", yang terdiri atas drive CD-ROM dan sebuah
sound card, seperti halnya Creative Labs Sound Blaster Pro. Versi ini merupakan
perintis semua fitur multimedia yang terdapat di dalam versi-versi Windows
setelahnya, seperti halnya Windows 3.1 dan Windows for Workgroups, dan menjadi
bagian dari spesifikasi Microsoft Multimedia PC.
Fitur-fitur yang disebutkan di atas dan dukungan pasar
perangkat lunak aplikasi yang semakin berkembang menjadikan Windows 3.0 sangat
sukses di pasaran. Tercatat, dalam dua tahun sebelum dirilisnya versi Windows
3.1, Windows 3.0 terjual sebanyak 10 juta salinan. Akhirnya, Windows 3.0 pun
menjadi sumber utama pemasukan Microsoft, dan membuat Microsoft melakukan
revisi terhadap beberapa rencana awalnya.
Beralih sementara ke OS/2
Selama pertengahan hingga akhir 1980an, Microsoft dan
IBM bekerja sama dalam mengembangkan sebuah sistem operasi penerus DOS, yang
disebut sebagai IBM OS/2. OS/2 dapat menggunakan semua kemampuan yang
ditawarkan oleh mikroprosesor Intel 80286 dan mampu mengakses memori hingga 16
Megabyte. OS/2 1.0 dirilis pada tahun 1987, yang memiliki fitur swapping dan
multitasking, selain tentunya mengizinkan aplikasi MS-DOS untuk berjalan di
atasnya.
OS/2 versi 1.0 hanyalah sebuah sistem operasi yang
berbasis modus teks/command line saja. OS/2 versi 1.1 yang dirilis pada tahun
1988 menawarkan antarmuka grafis, yang disebut dengan Presentation Manager
(PM). Presentation Manager ini menggunakan sistem koordinat yang sama dengan
koordinat Cartesius, berbeda dengan sistem operasi Windows dan beberapa sistem
GUI lainnya. Penggunaan sistem koordinat tersebut menyebabkan titik x,y 0,0
pada OS/2 diletakkan pada pojok kiri bawah layar, sementara pada Windows,
peletakannya pada pojok kiri atas. OS/2 versi 1.2, yang dirilis pada tahun
1989, memperkenalkan sebuah sistem berkas baru, yang disebut dengan High
Performance File System (HPFS), yang ditujukan untuk menggantikan sistem berkas
File Allocation Table (FAT).
Pada awal-awal tahun 1990an, hubungan antara Microsoft
dan IBM pun meregang akibat munculnya sebuah konflik. Hal ini dikarenakan
mereka saling bekerja sama dalam mengembangkan sistem operasi komputer pribadi
masing-masing (IBM dengan OS/2 dan Microsoft dengan Windows-nya), keduanya
memiliki akses terhadap kode masing-masing sistem operasi. Microsoft
menghendaki pengembangan lebih lanjut dari sistem operasi Windows buatannya,
sementara IBM memiliki hasrat bahwa semua pekerjaan masa depannya haruslah
dibuat berdasarkan sistem operasi OS/2. Dalam sebuah percobaan untuk mengakhiri
konflik ini, IBM dan Microsoft akhirnya setuju bahwa IBM akan mengembangkan IBM
OS/2 versi 2.0, untuk menggantikan OS/2 versi 1.3 dan Windows 3.0, sementara
Microsoft harus mengembangkan sebuah sistem operasi baru, OS/2 versi 3.0, yang
akan kemudian menggantikan OS/2 versi 2.0.
Persetujuan ini pun tidak berlangsung lama, sehingga
hubungan IBM dan Microsoft pun dihentikan. IBM akhirnya melanjutkan pengembangan
OS/2, sementara Microsoft mengganti nama sistem operasi OS/2 versi 3.0 (yang
belum dirilis) menjadi Windows NT. Keduanya masih memiliki hak untuk
menggunakan teknologi OS/2 dan Windows yang sudah dibentuk sampai pemutusan
persetujuan; akan tetapi, Windows NT benar-benar ditulis sebagai sebuah sistem
operasi yang baru dan sebagian besar kode bebas dari kode IBM OS/2.
Setelah versi 1.3 dirilis untuk untuk membenarkan
beberapa masalah dalam OS/2 versi 1.x, IBM akhirnya merilis OS/2 versi 2.0 pada
tahun 1992. Versi 2.0 ini menawarkan peningkatan yang signifikan, yakni sebuah
GUI berorientasi objek, yang disebut dengan Workplace Shell (WPS), yang
mencakup di dalamnya sebuah dekstop dan dianggap oleh banyak orang merupakan
fitur terbaik di dalam OS/2. Microsoft pun akhirnya "menjiplak"
beberapa elemen dari Workplace Shell pada sistem operasi Windows 95 yang
dirilis tiga tahun kemudian. Versi 2.0 juga menawarkan API yang mendukung penuh
instruksi 32-bit milik Intel 80386, sehingga menawarkan fitur multitasking yang
bagus dan mampu mengalamatkan memori hingga 4 gigabyte. Meskipun demikian,
banyak hal di dalam internal sistem masih menggunakan kode 16-bit, yang
mengharuskan device driver juga harus ditulis dengan menggunakan kode 16-bit
juga, selain tentunya beberapa hal internal lainnya. Hal ini merupakan salah
satu alasan mengapa OS/2 kekurangan driver perangkat keras. Versi 2.0 juga
mampu menjalankan aplikasi DOS dan Windows 3.0, karena memang IBM juga masih
memiliki hak untuk menggunakan kode DOS dan Windows setelah
"perceraian" hubungan antara mereka.Pada saat itu, memang tidak jelas
siapa yang menjadi pemenang dalam perlombaan yang disebut "Desktop
Wars", akan tetapi pada akhirnya OS/2 tidak mampu mendapatkan pangsa pasar
yang cukup meskipun IBM pada akhirnya merilis beberapa versi OS/2 yang jauh
lebih hebat lagi setelah versi 2.0 ini.
Windows 3.1
Sebagai respons dari dirilisnya IBM OS/2 versi 2.0 ke
pasaran, Microsoft mengembangkan Windows 3.1, yang menawarkan beberapa
peningkatan minor terhadap Windows 3.0 (seperti halnya kemampuan untuk
menampilkan font TrueType Fonts, yang dikembangkan secara bersama-sama dengan
Apple), dan juga terdapat di dalamnya banyak sekali perbaikan terhadap bug dan
dukungan terhadap multimedia. Versi 3.1 juga menghilangkan dukungan untuk modus
real, sehingga hanya berjalan pada modus terproteksi yang hanya dimiliki oleh
mikroprosesor Intel 80286 atau yang lebih tinggi lagi. Microsoft pun pada
akhirnya merilis Windows 3.11, yang merupakan versi Windows 3.1 yang mencakup
semua tambalan dan perbaikan yang dirilis setelah Windows 3.1 diluncurkan pada
tahun 1992.
Windows for Workgroups
Kira-kira pada waktu yang sama, Microsoft merilis
Microsoft Windows for Workgroups, yang tersedia baik sebagai tambahan untuk
Windows 3.1 dan sebagai sebuah versi yang tercakup di dalamnya lingkungan dasar
Windows dan tambahan kemampuan jaringan di dalam sebuah paket. Windows for
Workgroups mencakup driver jaringan komputer dan stack protokol yang lebih
baik, dan juga mendukung jaringan secara peer-to-peer. Salah satu download
opsional untuk Windows for Workgroups adalah stack protokol TCP/IP dengan nama
kode "Wolverine", yang mengizinkan akses ke Internet melalui jaringan
korporat. Windows for Workgroups dirilis dalam dua versi, Windows for Workgroups
3.1 dan Windows for Workgroups 3.11. Tidak seperti versi-versi Windows
sebelumnya, Windows for Workgroups 3.11 hanya berjalan di dalam modus 386
Enhanced, dan membutuhkan setidaknya mesin dengan prosesor Intel 80386SX.
Semua versi tersebut terus menerus meningkatkan laju
penjualan Windows versi 3.x. Meskipun Windows 3.1x masih memiliki banyak
kekurangan, yang sebelumnya telah dikoreksi oleh OS/2, seperti nama berkas yang
panjang (melebihi 11 karakter, dalam format 8.3), desktop, atau proteksi sistem
terhadap kelakuan aplikasi yang tidak diinginkan, Microsoft secara cepat
mengambil alih pasar GUI di pangsa pasar desktop untuk IBM PC dan
kompatibelnya. Windows API pun menjadi standar de-facto untuk perangkat lunak
konsumen.
Windows NT
Selama waktu itu, Microsoft terus melanjutkan
pengembangan sistem operasi yang barunya, yang disebut dengan Windows NT.
Arsitek utama dari Windows NT adalah Dave Cutler, yang merupakan salah satu
dari pemimpin arsitek sistem operasi VMS di perusahaan Digital Equipment
Corporation (DEC), yang kemudian dibeli oleh Compaq yang sekarang bagian dari
Hewlett-Packard. Microsoft merekrut Cutler pada tahun 1988 untuk membuat sebuah
versi OS/2 yang bersifat portabel, tapi akhirnya Cutler malahan membuat sistem
operasi baru.
Sebelum pindah ke Microsoft, Cutler sebenarnya sedang
membuat sebuah sistem operasi penerus VMS di DEC, yang disebut dengan Mica. Dan
pada saat petinggi DEC menggagalkan proyek tersebut, ia keluar dari DEC dan
membawa banyak pekerja ahli bersamanya ke Microsoft. DEC memiliki keyakinan
bahwa Cutler membawa kode Mica untuk digunakan oleh Microsoft dan menuntutnya.
Akhirnya, Microsoft pun kalah dan pada akhirnya disuruh membayar 150 juta dolar
Amerika dan memiliki kesepakatan untuk mendukung chip CPU baru buaan DEC, DEC
Alpha, yang kala itu tercatat sebagai sebuah chip tercepat, agar dapat berjalan
di dalam Windows NT.Windows NT 3.1 (bidang pemasaran Microsoft menghendaki
Windows NT agar terlihat sebagai kelanjutan dari Windows 3.1) akhirnya muncul
pertama kali dalam bentuk Beta bagi para pengembang perangkat lunak pada bulan
Juli 1992 dalam sebuah perhelatan Professional Developers Conference (PDC) yang
dilangsungkan di San Fransisco, California, Amerika Serikat. Microsoft juga
mengumumkan keinginannya untuk mengembangkan sebuah sistem operasi penerus bagi
Windows NT sekaligus juga pengganti Windows 3.1 pada konferensi tersebut (yang
diberi nama kode Chicago), yang kemudian akan menyatukan keduanya ke dalam
sebuah sistem operasi yang padu. Sistem operasi tersebut diberi nama Cairo.
Ternyata Cairo merupakan sebuah proyek yang lebih
rumit dibandingkan apa yang telah diantisipasi oleh Microsoft, dan hasilnya NT
dan Chicago tidak "bersatu" sampai Windows XP diluncurkan. Selain
itu, bagian-bagian Cairo belum muncul di dalam sistem operasi Microsoft Windows
hingga saat ini. Contohnya adalah subsistem WinFS, yang merupakan implementasi
dari Object File System di dalam Cairo, memang sempat dikerjakan oleh Microsoft
dalam beberapa waktu, tapi pada akhirnya Microsoft mengumumkan bahwa mereka
menghentikan pengembangan WinFS dan akan menggabungkan teknologi yang
dikembangkan untuk WinFS di dalam produk dan teknologi Microsoft yang lainnya,
khususnya adalah Microsoft SQL Server.
Dukungan device driver untuk Windows NT juga kurang
begitu banyak karena memang mengembangkan driver untuk Windows NT dianggap
rumit oleh beberapa pengembang, selain tentunya Windows NT juga memiliki
superioritas dalam model abstraksi perangkat kerasnya. Masalah ini telah
menghantui semua versi Windows NT hingga Windows NT 5.0 (Windows 2000) keluar
ke pasaran. Para programmer pun mengeluh bahwa mengembangkan device driver
untuk Windows NT adalah sesuatu hal yang rumit, dan para pengembang perangkat
keras juga tidak mau mengambil risiko untuk mengembangkan device driver untuk
sebuah sistem operasi yang memiliki pangsa pasar terbatas. Selain itu, meskipun
Windows NT menawarkan performa yang baik dan mampu mengekspolitasi sumber daya
sistem secara lebih efisien, dalam beberapa sistem dengan perangkat keras terbatas,
Windows NT dianggap sebagai sistem yang boros sumber daya. Hal ini
mengakibatkan munculnya opini publik bahwa Windows NT hanya cocok untuk
mesin-mesin yang besar dan juga jauh lebih mahal (seperti halnya workstation
dengan DEC Alpha atau Intel Pentium yang kala itu memang masih baru). Windows
NT juga tidak dapat bekerja untuk pengguna pribadi karena kebutuhan sumber
dayanya yang tinggi. Selain itu, GUI yang digunakannya hanyalah salinan dari
GUI Windows 3.1, yang masih kalah jauh jika dibandingkan dengan Workplace Shell
milik OS/2, sehingga alasan Windows NT merupakan pengganti bagi Windows 3.1
tidaklah masuk akal.
Akan tetapi, fitur-fitur tersebutlah yang membuat
Windows NT pilihan yang sempurna untuk pangsa pasar server jaringan lokal
(LAN), yang pada tahun 1993 sedang mengalami booming besar-besaran, seiring
dengan komoditas jaringan di dalam kantor telah meningkat secara drastis.
Fitur-fitur jaringan dalam Windows NT menawarkan beberapa pilihan konektivitas
jaringan yang luas dan juga tentunya sistem berkas NTFS yang efisien. Windows
NT 3.51 merupakan primadona Microsoft saat terjun ke pasar ini, yang kemudian
mengambil alih sebagian besar pangsa pasar yang sebelumnya dimiliki oleh Novell
Netware beberapa tahun ke depan.
Salah satu peningkatan terbesar dari Windows NT adalah
Application Programming Interface (API) 32-bit yang baru, yang dibuat untuk
menggantikan Windows API 16-bit yang sudah lama. API 32-bit ini dinamakan
dengan Win32 API, dan dari sanalah Microsoft menyebut API 16-bit yang lama sebagai
Win16. Win32 API memiliki tiga buah implementasi utama: satu untuk Windows NT
(yang merupakan Win32 API terlengkap dengan dukungan ANSI ataupun Unicode),
satu untuk Win32s (yang merupakan bagian dari Win32 yang dapat digunakan di
atas sistem Windows 3.1), dan juga satu lagi untuk Chicago (yang hanya
mendukung ANSI). Hal ini menyebabkan kompatibilitas yang tinggi antara Chicago
dan Windows NT, meskipun pada dasarnya kedua sistem tersebut adalah sangat jauh
berbeda jika dilihat dari arsitektur dasarnya.Windows NT merupakan sistem
operasi Windows pertama yang dibuat dengan menggunakan kernel hibrida, setelah
pada versi-versi sebelumnya hanya menggunakan kernel monolithic saja.
Windows 95
Setelah Windows 3.11, Microsoft mulai memulai
pengembangan sebuah versi Windows yang berorientasi kepada pengguna yang diberi
nama kode Chicago. Chicago didesain agar mmeiliki dukungan terhadap
multitasking secara pre-emptive 32-bit seperti halnya yang terdapat di dalam
OS/2 dan Windows NT, meskipun kernel 16-bit masih terdapat di dalamnya demi
alasan kompatibilitas ke belakang. Win32 API yang pertama kali diperkenalkan
pada Windows NT pun diadopsi sebagai sebuah standar antarmuka pemrograman baru
yang berbasis 32-bit, dengan kompatibilitas Win16 juga dipertahankan dengan menggunakan
sebuah teknik yang dinamakan dengan "thunking". GUI yang baru juga
dimiliki oleh sistem operasi, meskipun pada awalnya Microsoft tidak
merencanakannya sebagai bagian dari sistem operasi saat dirilis. Memang
beberapa elemen antarmuka pengguna yang dimiliki oleh Cairo dipinjam dan
ditambahkan kepada sistem operasi tersbut sebagai aspek lainnya dari versi itu
(khususnya fitur Plug and Play).Microsoft tidak mengganti semua kode Windows
menjadi 32-bit; banyak bagian di dalamnya masih berupa 16-bit (meskipun tidak
menggunakan modus real secara langsung), demi alasan kompatibilitas ke
belakang, kinerja, dan waktu pengembangan. Hal ini dan fakta bahwa banyaknya
kelemahan dalam desain versi-versi Windows sebelumnya, membuat sistem operasi
yang baru ini terganggu efisiensi dan stabilitasnya.
Akhirnya, bagian marketing Microsoft menggunakan nama
Windows 95 sebagai nama produk bagi Chicago, saat dirilis pada tanggal 24
Agustus 1995. Microsoft memiliki dua keuntungan dari peluncuran ini: 1) adalah
mustahil bagi para konsumen untuk menjalankan Windows 95 pada sistem operasi
DOS bukan buatan Microsoft yang jauh lebih murah; 2) meskipun jejak-jejak DOS
tidaklah pernah dicabut dari sistem operasi tersebut, malahan versi tersebut
menancapkan sebuah versi DOS untuk dimuat sebagai bagian dari proses booting,
Windows 95 berjalan dengan sendirinya di dalam modus 386 Enhanced, dengan
menggunakan memori virtual dan model pengalamatan memori flat 32-bit.
Fitur-fitur itu menjadikan aplikasi Win32 untuk mengalamatkan RAM virtual
sebanyak maksimal 2 gigabyte (dengan 2 gigabyte sisanya dicadangkan untuk
sistem operasi), dan dalam teorinya mencegah aplikasi tersebut untuk mengganggu
ruangan memori yang dimiliki oleh aplikasi Win32 lainnya tanpa adanya
persetujuan dari sistem operasi. Dalam hal ini, memang fungsionalitas Windows
95 mendekati apa yang dimiliki oleh Windows NT, meskipun Windows 95/98/Me tidak
mendukung memori melebihi 512 megabyte tanpa menyunting konfigurasi sistem yang
merepotkan.Di balik kesuksesan Microsoft, IBM terus melanjutkan pasar OS/2,
dengan memproduksi OS/2 versi 3.0 dan OS/2 Warp (versi 4.0). IBM merespons
keluhan yang diajukan oleh para konsumen mengenai kebutuhan perangkat keras
komputer yang tinggi yang diminta oleh OS/2 versi 2.0, OS/2 versi 3.0 pun dibuat
jauh lebih ramping dengan melakukan optimalisasi pada ukuran dan kecepatan.
Sebelum Windows 95 dirilis, OS/2 Warp 3.0 bahkan telah dibundel dalam beberapa
penyedia perangkat keras mayor di Jerman. Akan tetapi, dengan dirilisnya
Windows 95, OS/2 lagi-lagi kehilangan pangsa pasarnya kembali, diambil alih
oleh Windows 95.
Mungkin tidak mungkin untuk mencari tahu apa alasan
mengapa OS/2 gagal dalam mendapatkan pangsa pasar yang besar. Walaupun OS/2
terus dapat menjalankan aplikasi Windows 3.1, sebenarnya sudah tidak ada yang
kekurangan lagi, kecuali pada sebagian kecil dari Windows API yang disebut
Win32s. Tidak seperti Windows 3.1, IBM tidak memiliki akses terhadap kode
sumber Windows 95 dan tidak mau menggunakan waktu dan sumber daya yang ada
untuk melakukan emulasi terhadap Win32 API. IBM juga memperkenalkan OS/2 pada
kasus Amerika Serikat versus Microsoft, dengan menyalahkan taktik marketing
pada bagian Microsoft, tapi banyak orang mungkin setuju bahwa masalah di dalam
bagian marketing IBM lah dan dukungannya yang sangat kurang dari para
pengembang perangkat lunak yang meyebabkan kegagalan-kegagalan OS/2.Sebelum
menggantinya dengan versi Windows yang baru, Microsoft merilis Windows 95 dalam
lima versi berbeda, yakni sebagai berikut:
* Windows 95 - rilis yang sebenarnya dari
Windows 95
* Windows 95 A - mencakup pembaruan Windows
95 Original Service Release 1 (OSR1) yang dimasukkan secara langsung terhadap
instalasi.
* Windows 95 B - mencakup beberapa
pembaruan mayor lainnya, seperti halnya sistem berkas FAT32, dan Internet
Explorer 3.0. Versi ini juga dikenal dengan Windows 95 OSR2, atau banyak orang
di Indonesia menyebutnya sebagai Windows 97.
* Windows 95 B USB - atau Windows 95 OSR2.1
merupakan versi Windows 95 yang menawarkan dukungan terhadap perangkat keras
berbasis bus Universal Serial Bus/USB.
* Windows 95 C - atau Windows 95 OSR2.5
mencakup semua fitur di atas, ditambah Internet Explorer 4.0. Versi ini
merupakan versi yang paling terakhir dirilis dari seri Windows 95.
Windows 95 OSR2, OSR2.1 dan OSR2.5 tidaklah dirilis
untuk publik, akan tetapi hanya kepada OEM saja yang mau menggunakan sistem
operasi tersebut ke dalam komputer buatannya. Beberapa perusahaan OEM bahkan
menjual hard disk baru dengan sistem operasi Windows 95 OSR2 di dalamnya.
Selain fitur yang terkandung di dalam
Windows 95, Microsoft juga memperkenalkan Microsoft Plus! for Windows 95 yang
mencakup beberapa fitur tambahan yang tidak dimiliki oleh Windows 95.
Windows NT 4.0
Microsoft merilis Windows NT 4.0, sebagai penerus
Windows NT 3.x yang sukses mengancam dominasi Novell Netware dan UNIX di pasar
korporat. Windows NT 4.0 ini pada awalnya dikembangkan sebagai sebuah bagian
dari usaha untuk memperkenalkan Windows NT kepada pasar workstation. NT 4.0
memiliki antarmuka yang sama dengan Windows 95, tetapi menggunakan kernel yang
sama dengan Windows NT, sehingga lebih stabil. Memang, ada sebuah patch
tambahan yang tersedia untuk Windows NT 3.51 yang mampu membuat NT 3.51 agar
mirip seperti NT 4.0, tapi sangat tidak stabil dan memiliki banyak bug.
Antarmuka pengguna tersebut pada awalnya memang dikembangkan di atas Windows
NT, tapi karena Windows 95 dirilis terlebih dahulu sebelum NT 4.0, maka orang
cenderung berpikir "Windows NT 4.0 adalah jiplakan dari Windows 95."
Windows NT 4.0 datang dalam empat versi:
* Windows NT 4.0 Workstation
* Windows NT 4.0 Server
* Windows NT 4.0 Server, Enterprise Edition
(yang mencakup dukungan terhadap clustering dan SMP hingga 8-way)
* Windows NT 4.0 Terminal Server
Windows 98
Pada 25 Juni 1998, Microsoft merilis sebuah sistem
operasi Windows baru, yang dikenal sebagai Windows 98. Windows 98 dianggap
sebagai revisi minor terhadap Windows 95, tapi secara umum dilihat jauh lebih
stabil dan dapat diandalkan dibandingkan dengan pendahulunya, Windows 95.
Windows 98 mencakup banyak driver perangkat keras baru dan dukungan sistem
berkas FAT32 yang lebih baik yang mengizinkan partisi untuk memiliki kapasitas
lebih besar dari 2 gigabyte, sebuah batasan yang terdapat di dalam Windows 95.
Dukungan USB di dalam Windows 98 pun juga jauh lebih baik dibandingkan dengan
pendahulunya.
Windows 98 mengundang kontroversi saat Microsoft
memasukkan penjelajah web Microsoft Internet Explorer ke dalam sistem operasi
dan tidak dapat dicabut, sehingga menjadikan Windows Explorer dan GUI Windows
mampu menampilkan direktori seolah-olah halaman web. Hal ini membuka kasus
baru, yang disebut sebagai Amerika Serikat versus Microsoft, yang menanyakan
mengapa Microsoft repot-repot menjaga dominasinya di dalam sistem operasi
komputer pribadi untuk berkompetisi dengan para pesaingnya seperti Netscape dan
IBM dengan cara yang tidak jujur.Pada tahun 1999, Microsoft merilis Windows 98
Second Edition, sebuah rilis yang menawarkan banyak peningkatan dibandingkan
versi sebelumnya. Internet Connection Sharing, yang merupakan sebuah bentuk
dari Network Address Translation, yang mengizinkan beberapa mesin di dalam
sebuah jaringan lokal agar dapat menggunakan satu buah jalur koneksi Internet
bersama-sama pun diperkenalkan pada versi ini. Banyak masalah minor di dalam
Windows yang lama telah dikoreksi, yang menjadikan Windows 98 menurut banyak
orang sebagai sebuah versi Windows 9x yang paling stabil di antara semua versi
Windows 9x lainnya.
Windows 2000
Microsoft merilis Windows 2000 pada 17 Februari 2000,
sebuah versi yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Windows NT 5.0 atau
"NT 5.0". Versi Windows 2000 ditujukan untuk dua pangsa pasar, yakni
pangsa pasar workstation dan juga pangsa pasar server.Di antara fitur-fitur
Windows 2000 yang paling signifikan adalah Active Directory, sebuah model
jaringan pengganti model jaringan NT domain, yang menggunakan teknologi yang
merupakan standar industri, seperti Domain Name System (DNS), Lightweight
Directory Access Protocol (LDAP), dan Kerberos untuk menghubungkan antara
sebuah mesin ke mesin lainnya. Windows Terminal Services juga, yang pada
Windows NT 4.0 hanya terdapat di dalam satu produk saja, pada Windows 2000
terdapat dalam semua versi server. Fitur-fitur baru yang diadopsi dari Windows
98 juga ditanamkan di dalamnya, seperti Device Manager yang telah ditingkatkan
(dengan menggunakan Microsoft Management Console), Windows Media Player, dan
DirectX 6.1 (yang memungkinkan sistem operasi berbasis kernel Windows NT untuk
menjalankan game). Windows 2000 juga merupakan versi Windows berbasis kernel NT
terakhir yang tidak mengharuskan penggunanya untuk melakukan aktivasi
terhadapnya.Meskipun Windows 2000 dapat memperbarui komputer yang sebelumnya
menjalankan Windows 98, Windows 2000 tidaklah dianggap sebagai produk yang
cocok untuk pengguna rumahan. Alasannya banyak, di antaranya adalah kurangnya
device driver untuk banyak perangkat pengguna seperti pemindai (scanner) dan
juga pencetak (printer), pada saat dirilis. Situasi tersebut akhirnya berbalik
pada saat Windows XP dirilis oleh Microsoft.
Windows 2000 tersedia dalam enam edisi,
yakni:
* Windows 2000 Professional
* Windows 2000 Server
* Windows 2000 Advanced Server
* Windows 2000 Datacenter Server
* Windows 2000 Advanced Server Limited
Edition
* Windows 2000 Datacenter Server Limited
Edition
Windows Me
Pada bulan September 2000, Microsoft memperkenalkan
Windows Millennium Edition (dikenal juga dengan sebutan Windows Me atau Windows
ME). Versi ini memperbarui Windows 98 dengan dukungan multimedia dan Internet
yang lebih baik. Versi ini juga memasukkan fitur "System Restore,"
yang mengizinkan para penggunanya untuk mengembalikan keadaan sistem ke sebuah
titik yang dikenal baik-baik saja, pada saat sistem operasi mengalami
kegagalan. System Restore menjadi fitur yang masih dipertahankan pada Windows
XP. Versi ini juga memperkenalkan Windows Movie Maker versi pertama.
Windows Me dibuat dalam waktu yang singkat, kira-kira
hanya satu tahun, yang ditujukan hanya untuk mengisi kekosongan rilis antara
Windows 98 dan Windows XP sebagai sistem operasi untuk kelas rumahan.
Fitur-fitur yang terdapat di dalam Windows Me (seperti Internet Explorer 5.5,
Windows Media Player 7.0, dan Microsoft DirectX 7.1) bahkan bisa diperoleh
secara gratis dari situs Windows Update, kecuali System Restore. Hasilnya,
Windows Me pun tidak dianggap sebagai sebuah sistem operasi yang unik di antara
saudara-saudaranya dari keluarga Windows 9x, Windows 95 dan Windows 98. Windows
Me juga dikritik karena munculnya masalah kestabilan, dan juga dukungan
terhadap MS-DOS yang berjalan di dalam modus real. Orang-orang bahkan menyebut
Windows Me sebagai Windows Mistake Edition.Windows Me merupakan sistem operasi
terakhir yang dibuat berdasarkan kernel monolithic Windows 9x dan MS-DOS. Versi
ini pun menjadi versi terakhir sistem operasi Windows yang tidak memiliki
Windows Product Activation (WPA).
Windows XP: menyatukan kedua jajaran produk
Tampilan Windows XP menampilkan folder Sample
Pictures, Sample Music, dan Control Panel, dengan tema Luna dan desktop
Bliss.Tampilan Windows XP menampilkan folder Sample Pictures, Sample Music, dan
Control Panel, dengan tema Luna dan desktop Bliss.Pada tahun 2001, Microsoft
memperkenalkan Windows XP (yang memiliki nama kode "Whistler" selama
pengembangan. Akhirnya, setelah merilis beberapa versi Windows berbasis Windows
9x dan NT, Microsoft berhasil menyatukan kedua jajaran produk tersebut. Windows
XP menggunakan kernel Windows NT 5.1, sehingga menjadikan kernel Windows NT
yang terkenal dengan kestabilannya memasuki pasar konsumen rumahan, untuk
menggantikan produk Windows 9x yang berbasis 16/32-bit yang sudah menua.Windows
XP merupakan versi sistem operasi Windows yang paling lama (paling tidak hingga
saat ini), karena memang berkisar dari tahun 2001 hingga tahun 2007, saat
Windows Vista dirilis ke konsumen. Jajaran sistem operasi Windows XP akhirnya
diteruskan oleh Windows Vista pada 30 Januari 2007.
Windows XP tersedia dalam beberapa versi:
* Windows XP Home Edition, yang ditujukan untuk
pasar desktop dan laptop rumahan.
* Windows XP Home Edition N, sama seperti
Home Edition yang biasa, tapi tidak memiliki Windows Media Player, karena
memang peraturan Uni Eropa tidak memperbolehkannya.
* Windows XP Professional, yang ditujukan
bagi para power user dan pebisnis.
* Windows XP Professional N, sama seperti
Professional Edition, tapi tidak memiliki Windows Media Player, karena
peraturan Uni Eropa tidak mengizinkannya.
* Windows XP Media Center Edition (MCE),
dirilis pada bulan November 2002, merupakan Windows XP Home Edition yang
ditujukan untuk dektop dan laptop dengan penekanan pada hiburan rumahan.
o Windows XP Media Center Edition 2003
o Windows XP Media Center Edition 2004
o Windows XP Media Center Edition 2005,
yang dirilis pada 12 Oktober 2004.
* Windows XP Tablet PC Edition, yang
ditujukan untuk PC Tablet (PC dengan layar sentuh)
o Windows XP Tablet PC Edition 2005
* Windows XP Embedded, yang ditujukan untuk
sistem benam (embedded system)
* Windows XP Starter Edition, yang ditujukan untuk para pengguna
komputer di beberapa negara berkembang.
* Windows XP Professional x64 Edition, yang dirilis pada 25 April 2005
untuk sistem-sistem rumahan dan workstation yang menggunakan prosesor 64-bit
yang berbasiskan set instruksi x86-64 (AMD64 atau Intel EM64T).
* Windows XP 64-bit Edition, merupakan sebuah versi Windows XP yang
ditujukan untuk jajaran prosesor Intel Itanium, yang mempertahankan
kompatibilitas dengan aplikasi 32-bit dengan menggunakan emulator perangkat
lunak. Versi ini sama saja dengan Windows XP Professional, dari segi
fitur-fiturnya. Produk ini dihentikan pada bulan September 2005 saat vendor
terakhir workstation berbasis prosesor Itanium menghentikan produk-produknya
sebagai "workstation", karena memang mereka cenderung memfokuskan
Itanium sebagai basis komputer server.Windows XP 64-bit Edition 2003, dibuat
berbasiskan basis kode Windows NT 5.2 (sama seperti Windows Server 2003).
Windows Server 2003
Pada tanggal 24 April 2003, Microsoft meluncurkan
Windows Server 2003, sebuah pembaruan untuk sistem operasi Windows 2000 Server,
yang menawarkan banyak fitur-fitur keamanan yang baru, pemandu "Manage
Your Server wizard" yang menyederhanakan peranan sebuah mesin yang
menjalankannya, dan juga peningkatan kinerja. Windows Server 2003 menggunakan
kernel Windows NT versi 5.2.Di dalam Windows Server 2003, beberapa layanan yang
tidak terlalu dibutuhkan di dalam lingkungan server dinonaktifkan secara
default, terutama "Windows Audio" dan "Themes" demi alasan
kestabilan; Agar dapat menggunakan suara dan tampilan yang sama dengan Windows
XP, pengguna harus mengaktifkannya secara manual, melalui snap-in Microsoft
Management Console Services.msc Selain itu, akselerasi perangkat keras untuk
kartu grafis juga dimatikan; lagi-lagi pengguna harus mengaktifkannya secara
manual, tentu saja jika device driver yang digunakan "bisa
dipercayai".Pada bulan Desember 2005, Microsoft merilis Windows Server
2003 R2, yang merupakan Windows Server 2003 Service Pack 1 ditambah dengan
beberapa paket tambahan. Di antara semua fitur-fitur barunya adalah fitur-fitur
manajemen untuk kantor-kantor cabang, dan integrasi identitas yang luas.Windows
Server 2003 tersedia dalam lima buah edisi:
* Windows Server 2003, Web Edition
* Windows Server 2003, Standard Edition
* Windows Server 2003, Enterprise Edition
(32-bit dan 64-bit)
* Windows Server 2003, Datacenter Edition
* Windows Server 2003, Small Business
Server
Windows Fundamentals for Legacy PCs sebagai
platform thin client
Pada bulan Juli 2006, Microsoft merilis sebuah versi
Windows XP Service Pack 2, yang ditujukan untuk pasar thin-client, yang disebut
sebagai Windows Fundamentals for Legacy PCs (WinFLP). WinFLP hanya tersedia
bagi para pelanggan Microsoft Software Assurance. Tujuan dibuatnya WinFLP
adalah untuk memberikan pilihan upgrade kepada para pelanggannya yang masih
menggunakan Windows 95, Windows 98, Windows Me, dan Windows NT Workstation.
Sebagian besar aplikasi pengguna dijalankan di atas mesin jarak jauh dengan
menggunakan Terminal Services atau Citrix.
Windows Vista
Setelah meraih kesukesan besar dengan Windows XP,
Microsoft tidak lantas berhenti begitu saja mengembangkan Windows. Versi
terbaru dari Windows, disebut dengan Windows Vista, dirilis pada tanggal 30
November 2006 [1] bagi kalangan bisnis sementara untuk kalangan pengguna
rumahan dirilis pada tanggal 30 Januari 2007. Windows Vista memang dicanangkan
agar memiliki keamanan yang lebih tangguh dibandingkan dengan versi-versi
sebelumnya, dengan memperkenalkan sebuah modus pengguna yang terbatas, yang disebut
sebagai User Account Control (UAC), untuk menggantikan filosofi
"administrator-by-default" yang diberlakukan pada Windows XP. Windows
Vista juga memperkenalkan fitur grafik yang jauh lebih "memikat",
yang disebut dengan Windows Aero GUI, aplikasi yang baru (seperti halnya
Windows Calendar, Windows DVD Maker dan beberapa game baru termasuk Chess
Titans, Mahjong, dan Purble Place). Selain itu, Windows Vista juga menawarkan
versi Microsoft Internet Explorer yang lebih aman, serta Windows Media Player
versi baru (versi 11).Windows Vista, menampilkan antarmuka grafis Aero-nya yang
memikat, Welcome screen dan menu Start.Windows Vista, menampilkan antarmuka
grafis Aero-nya yang memikat, Welcome screen dan menu Start.
Windows Vista menggunakan nomor versi 6.0, sehingga
memang terdapat perbedaan versi yang signifikan jika dibandingkan dengan
Windows XP yang menggunakan nomor versi 5.1 atau Windows Server 2003 (5.2).
Karena, memang Windows Vista memiliki banyak perbedaan yang mendasar, khususnya
pada bagian arsitektur dasar sistem operasi.Windows Vista dijual dalam beberapa
edisi:
* Windows Vista Starter
* Windows Vista Home Basic
* Windows Vista Home Premium
* Windows Vista Business
* Windows Vista Enterprise
* Windows Vista Ultimate
Windows Home Server
Windows Home Server (sebelumnya memiliki nama kode Q
singkatan dari Quattro) merupakan sebuah produk server yang diturunkan dari
Windows Server 2003, yang didesain khusus untuk digunakan oleh para konsumen
dari pengguna rumahan. Sistem operasi ini diperkenalkan pada tanggal 7 Januari
2007 oleh Bill Gates. Windows Home Server dapat dikonfigurasikan dan dipantau
dengan menggunakan program console yang dapat diinstalasikan pada sebuah PC
klien. Windows ini memiliki fitur Media Sharing, backup terhadap drive lokal dan
drive jarak jauh, dan duplikasi berkas.
Windows Server 2008
Windows Server 2008, adalah sebuah versi baru Windows
Server, yang dijadwalkan untuk dirilis pada tanggal 27 Februari 2008. Pada saat
pengembangannya, Windows Server memiliki nama kode "Windows Server
Codenamed Longhorn." Windows Server 2008 dibangun di atas beberapa
keunggulan teknologi dan keamanan yang pada awalnya diperkenalkan dengan
Windows Vista, dan ditujukan agar bisa lebih modular secara signifikan,
ketimbang pendahulunya, Windows Server 2003.
1980
• QDOS : Tim Paterson dari Seattle Computer menulis QDOS yang dibuat
dari OS terkenal pada masa itu, CP/M. QDOS (Quick and Dirty Operating System)
dipasarkan oleh Seatle Computer dengan nama 86-DOS karena dirancang untuk
prosesor Intel 8086.
• Microsoft : Bill Gates dari Microsoft membeli lisensi QDOS dan
menjualnya ke berbagai perusahaan komputer.
1981
• PC¬ DOS : IBM meluncurkan PC¬ DOS yang dibeli dari Microsoft untuk
komputernya yang berbasis prosesor Intel 8086.
• MS¬ DOS : Microsoft menggunakan nama MS¬ DOS untuk OS ini jika dijual
oleh perusahaan diluar IBM.
1983
• MS¬ DOS 2.0 : Versi 2.0 dari MS¬ DOS
diluncurkan pada komputer PC XT.
1984
• System 1.0 : Apple meluncurkan Macintosh dengan OS yang diturunkan
dari BSD UNIX. System 1.0 merupakan sistem operasi pertama yang telah berbasis
grafis dan menggunakan mouse.
• MS ¬DOS 3.0 : Microsoft meluncurkan MS DOS 3.0 untuk PC AT yang
menggunakan chip Intel 80286 dan yang mulai mendukung penggunaan hard disk
lebih dari 10 MB.
• MS ¬DOS 3.1 : Microsoft meluncurkan MS¬DOS 3.1 yang memberikan
dukungan untuk jaringan.
1985
• MS ¬Windows 1.0 : Microsoft memperkenalkan MS¬Windows, sistem operasi
yang telah menyediakan lingkungan berbasis grafis (GUI) dan kemampuan
multitasking. Sayangnya sistem operasi ini sangat buruk performanya dan tidak
mampu menyamai kesuksesan Apple.
• Novell Netware : Novell meluncurkan sistem operasi berbasis jaringan
Netware 86 yang dibuat untuk prosesor Intel 8086.
1986
• MS¬ DOS 3.2 : Microsoft meluncurkan MS¬
DOS 3.2 yang menambahkan dukungan untuk floppy 3.5 inch 720 KB.
1987
• OS/2 : IBM memperkenalkan OS/2 yang telah
berbasis grafis, sebagai calon pengganti IBM PC DOS.
• MS¬ DOS 3.3 : Microsoft meluncurkan MS¬
DOS 3.3 yang merupakan versi paling populer dari MS DOS.
• Windows 2.0 : Windows versi 2.0
diperkenalkan.
• MINIX : Andrew S. Tanenbaum mengembangkan
Minix, sistem operasi berbasis Unix yang ditujukan untuk pendidikan. MINIX
nantinya menginspirasi pembuatan Linux.
1988
• MS¬ DOS 4.0 : Microsoft mengeluarkan
MS¬DOS 4.0 dengan suasana grafis.
• WWW : Proposal World Wide Web (WWW) oleh
Tim Berners¬Lee.
1989
• NetWare/386 (juga dikenal sebagai versi 3) diluncurkan oleh Novell
untuk prosesor Intel 80386.
1990
• Perpisahan : Dua perusahaan raksasa berpisah, IBM berjalan dengan OS/2
dan Microsoft berkonsentrasi pada Windows.
• Windows 3.0 : Microsoft meluncurkan
Windows versi 3.0 yang mendapat sambutan cukup baik.
• MS¬Office : Microsoft membundel Word, Excel, dan PowerPoint untuk
menyingkirkan saingannya seperti Lotus 1¬2¬3, Wordstar, Word Perfect dan
Quattro.
• DR DOS : Digital Research memperkenalkan
DR DOS 5.0.
1991
• Linux 0.01 : Mahasiswa Helsinki bernama Linus Torvalds mengembangkan
OS berbasis Unix dari sistem operasi Minix yang diberi nama Linux.
• MS DOS 5.0 : Microsoft meluncurkan MS¬DOS 5.0 dengan penambahan
fasilitas full¬-screen editor, undelete, unformat dan Qbasic.
1992
• Windows 3.1 : Microsoft meluncurkan Windows 3.1 dan kemudian Windows
for Workgroups 3.11 di tahun berikutnya.
• 386 BSD : OS berbasis Open Source turunan dari BSD Unix
didistribusikan oleh Bill Jolitz setelah meninggalkan Berkeley Software Design,
Inc (BSDI). 386 BSD nantinya menjadi induk dari proyek Open Source BSD lainnya,
seperti NetBSD, FreeBSD, dan OpenBSD.
• Distro Linux : Linux didistribusikan dalam format distro yang
merupakan gabungan dari OS plus program aplikasi. Distro pertama Linux dikenal
sebagai SLS (Softlanding Linux System).
1993
• Windows NT : Microsoft meluncurkan Windows NT, OS pertama berbasis
grafis tanpa DOS didalamnya yang direncanakan untuk server jaringan.
• Web Browser : NCSA memperkenalkan rilis pertama Mosaic, browser web
untuk Internet.
• MS¬ DOS 6.0 : Microsoft memperkenalkan MS¬DOS 6.0 Upgrade, yang
mencakup program kompresi harddisk DoubleSpace.
• Slackware : Patrick Volkerding mendistribusikan Slackware Linux yang
menjadi distro populer pertama di kalangan pengguna Linux.
• Debian : Ian Murdock dari Free Software Foundation (FSF) membuat OS
berbasis Linux dengan nama Debian.
• MS¬ DOS 6.2 : Microsoft meluncurkan
MS¬DOS 6.2.
• NetBSD : Proyek baru OS berbasis Open
Source yang dikembangkan dari 386BSD dibuat dengan menggunakan nama NetBSD.
• FreeBSD : Menyusul NetBSD, satu lagi proyek yang juga dikembangkan
dari 386BSD dibuat dengan nama FreeBSD.
1994
• Netscape : Internet meraih popularitas besar saat Netscape
memperkenalkan Navigator sebagai browser Internet.
• MS¬DOS 6.22 : Microsoft meluncurkan MS¬DOS 6.22 dengan program
kompresi bernama DriveSpace. Ini merupakan versi terakhir dari MS DOS.
• FreeDOS : Jim Hall, mahasiswa dari Universitas Wisconsin¬River Falls
Development mengembangkan FreeDOS. FreeDOS dibuat setelah Microsoft berniat
menghentikan dukungannya untuk DOS dan menggantikannya dengan Windows 95.
• SuSE : OS Linux versi Jerman dikembangkan oleh Software und System
Entwicklung GmbH (SuSE) dan dibuat dari distro Linux pertama, SLS.
• Red Hat : Marc Ewing memulai pembuatan distro Red Hat Linux.
1995
• Windows 95 : Microsoft meluncurkan Windows 95 dengan lagu Start Me Up
dari Rolling Stones dan terjual lebih dari 1 juta salinan dalam waktu 4 hari.
• PC DOS 7 : IBM memperkenalkan PC DOS 7 yang terintegrasi dengan
program populer pengkompres data Stacker dari Stac Electronics. Ini merupakan
versi terakhir dari IBM PC DOS.
• Windows CE : Versi pertama Windows CE diperkenalkan ke publik.
• PalmOS : Palm menjadi populer dengan PalmOS untuk PDA.
• OpenBSD : Theo de Raadt pencetus NetBSD mengembangkan OpenBSD.
1996
• Windows NT 4.0 : Microsoft meluncurkan Windows NT versi 4.0
1997
• Mac OS : Untuk pertama kalinya Apple memperkenalkan penggunaan nama
Mac OS pada Mac OS 7.6.
1998
• Windows 98 : Web browser Internet Explorer menjadi bagian penting dari
Windows 98 dan berhasil menumbangkan dominasi Netscape Navigator.
• Server Linux : Linux mendapat dukungan dari banyak perusahaan besar,
seperti IBM, Sun Microsystem dan Hewlet Packard. Server berbasis Linux mulai
banyak dipergunakan menggantikan server berbasis Windows NT.
• Google : Search Engine terbaik hadir di Internet dan diketahui
menggunakan Linux sebagai servernya.
• Japan Goes Linux : TurboLinux diluncurkan di Jepang dan segera menjadi
OS favorit di Asia, khususnya di Jepang, China dan Korea.
• Mandrake : Gael Duval dari Brazil mengembangkan distro Mandrake yang
diturunkan dari Red Hat.
1999
• Support : Hewlett Packard mengumumkan layanan 24/7 untuk distro
Caldera, Turbo Linux, Red Hat dan SuSE.
• Corel Linux : Corel pembuat program Corel Draw, yang sebelumnya telah
menyediakan Word Perfect versi Linux, ikut membuat OS berbasis Linux dengan
nama Corel Linux dan yang nantinya beralih nama menjadi Xandros.
2000
• Mac OS/X : Mac OS diganti dengan mesin berbasis BSD Unix dengan kernel
yang disebut sebagai Mac OS/X.
• Windows 2000: Microsoft meluncurkan Windows 2000 sebagai penerus
Windows NT.
• Windows Me : Microsoft meluncurkan Windows Me, versi terakhir dari
Windows 95.
• China Goes Linux : Red Flag Linux diluncurkan dari Republik Rakyat
China.
• Microsoft vs IBM : CEO Microsoft Steve Ballmer menyebut Linux sebagai
kanker dalam sebuah interview dengan Chicago Sun¬Times. Di lain pihak, CEO IBM
Louis Gartsner menyatakan dukungan pada Linux dengan menginvestasikan $ 1
milyar untuk pengembangan Linux.
2001
• Windows XP : Microsoft memperkenalkan Windows XP.
• Lindows: Michael Robertson, pendiri MP3.com, memulai pengembangan
Lindows yang diturunkan dari Debian. Nantinya Lindows berganti nama menjadi
Linspire karena adanya tuntutan perubahan nama oleh Microsoft.
2002
• Open Office : Program perkantoran berbasis Open Source diluncurkan
oleh Sun Microsystem.
• OS Lokal : OS buatan anak negeri berbasis Linux mulai bermunculan,
diantaranya Trustix Merdeka, WinBI, RimbaLinux, Komura.
2003
• Windows 2003 : Microsoft meluncurkan Windows Server 2003.
• Fedora : Redhat mengumumkan distro Fedora Core sebagai penggantinya. Nantinya
ada beberapa distro lokal yang dibuat berbasiskan Fedora, seperti BlankOn 1.0
dan IGOS Nusantara.
• Novell : Ximian, perusahaan pengembang software berbasis Linux dibeli
oleh Novell, begitu juga halnya dengan SuSE yang diakuisisi oleh Novell.
• LiveCD : Knoppix merupakan distro pertama Linux yang dikembangkan
dengan konsep LiveCD yang bisa dipergunakan tanpa harus diinstal terlebih
dahulu. Distro lokal yang dibuat dari Knoppix adalah Linux Sehat dan Waroeng
IGOS.
2004
• Ubuntu : Versi pertama Ubuntu diluncurkan dan didistribusikan ke
seluruh dunia. Ada beberapa versi distro yang dikeluarkan, yaitu Ubuntu
(berbasis Gnome), Kubuntu (berbasis KDE), Xubuntu (berbasis XFCE), dan Edubuntu
(untuk pendidikan).
2005
• Mandriva : Mandrake bergabung dengan Conectiva dan berganti nama
menjadi Mandriva.
2006
• Unbreakable Linux : Oracle ikut membuat distro berbasis Linux yang
diturunkan dari Red Hat Enterprise.
• CHIPLux : Distro lokal terus bermunculan di tahun ini, bahkan Majalah
CHIP yang lebih banyak memberikan pembahasan tentang Windows juga tidak
ketinggalan membuat distro Linux dengan nama CHIPLux, yang diturunkan dari
distro lokal PC LINUX dari keluarga PCLinuxOS (varian Mandriva). CHIPLux
merupakan distro lokal pertama yang didistribusikan dalam format DVD.
2007
• Vista : Setelah tertunda untuk beberapa lama, Microsoft akhirnya
meluncurkan Windows Vista. Windows Vista memperkenalkan fitur 3D Desktop dengan
Aero Glass, SideBar, dan Flip 3D. Sayangnya semua keindahan ini harus dibayar
mahal dengan kebutuhan spesifikasi komputer yang sangat tinggi.
2008
• 3D OS : Tidak seperti halnya Vista yang membutuhkan spesifikasi
tinggi, 3D Desktop di Linux muncul dengan spesifikasi komputer yang sangat
ringan. Era hadirnya teknologi 3D Desktop di Indonesia ditandai dengan hadirnya
sistem operasi 3D OS yang dikembangkan oleh PC LINUX.
Versi windows dalam satu garis waktu
Control panel
Control panel adalah adalah bagian dari Microsoft
Windows pengguna grafis antarmuka yang memungkinkan pengguna untuk melihat dan
memanipulasi dasar sistem pengaturan dan kontrol melalui applet, seperti
menambahkan hardware, menambahkan dan menghapus perangkat lunak, mengendalikan
pengguna account, dan aksesibilitas mengubah pilihan. Tambahan applet dapat
diberika oleh perangkat lunak pihak ketiga.Panel Kontrol telah melekat sebuah
bagian dari sistem operasi Microsoft Windows sejak pertama rilis (Windows 1.0),
dengan banyak dari saat ini applet yang ditambahkan dalam versi terbaru.
Diawali dengan Windows 95, Control Panel dilaksanakan sebagai folder khusus,
yaitu folder tidak ada secara fisik, tetapi hanya berisi cara pintas ke
berbagai applet seperti Tambah atau Hapus Program dan Internet Options. Secara
fisik, applet ini disimpan sebagai. Cpl file. Misalnya, Tambah atau Hapus
Program applet disimpan dengan nama appwiz.cpl di SYSTEM32 folder.
Pada versi Windows, Control Panel memiliki dua
pandangan, dan Classic View Category View, dan ada kemungkinan untuk beralih
antara tersebut melalui salah satu pilihan yang muncul pada bagian kiri
jendela.Banyak dari individu Control Panel applet dapat diakses dengan cara
lain. Misalnya, Property Tampilan dapat diakses dengan mengklik-kanan pada area
yang kosong dari desktop dan memilih Properties.macam2 menu control panel, anda
dapat melihat nya dengan cara klik start > Control panel = all.Melalui
control Panel, Anda dapat mengelola berbagai fasilitas hosting, di antaranya :
• Mengelola e-mail
• Mengupload website
• Membuat dan mengupload database
• Melihat statistik website
• Dll
Cara Login ke cPanel
1. Pada browser, silahkan ketikkan : http://[NamaDomainAnda]/cpanel.
Jika Anda tidak berhasil mengakses dengan alamat tersebut, silahkan coba dengan
alamat : http://cpanel.[NamaDomainAnda]
*gantikan [NamaDomainAnda] dengan nama domain milik Anda. Jika nama domain
Anda adalah jayaabadi.com, maka alamat cPanel Anda adalah
http://jayaabadi.com/cpanel atau http://cpanel.jayaabadi.com
2. Masukkan username dan password yang terdapat pada e-mail Aktivasi
Cara Login ke cPanel jika Nameserver Domain belum Mengarah
Apabila order hosting Anda adalah menggunakan domain
transfer atau order hosting saja, maka agar cPanel dapat diakses dari nama
domain Anda (http://namadomain/cpanel), Anda harus mengarahkan Nameserver
domain sesuai Nameserver yang kami sebutkan pada e-mail aktivasi. Namun
tentunya butuh waktu lebih dari 6 jam agar domain benar – benar mengarah ke
server kami. Sementara itu, apabila Anda ingin login ke control panel, Anda
dapat login menggunakan alamat :http://IPAddress/cpanel atau
http://IPAddress:2082
beberapa bagian dari control panel yaitu :
1. Accessibility Option.Untuk mengatur settingan display dan mobilitas.Cara
menjalankan program: klik dua kali pada ikon tersebut, kemudian setting sesuai
dengan keinginan.
2. Add or Remove Program.Install atau menghapus program dan komponen
windows.Cara menjalankan program: klik dua kali pada ikon tersebut, kemudian
pilih program yang ingin dihapus dari computer, bila setuju tekan tombol
Cahnge/Remove
3. Automatic Update.Mengatur windows untuk menerima update yang penting
secara otomatis.Cara menjalankan program: klik dua kali pada ikon tersebut,
kemudian setting sesuai dengan keinginan
4. Date and Time.Mengatur tanggal, waktu dan zona waktu untuk computer.Cara
menjalankan program: klik dua kali pada ikon tersebut, kemudian seting tanggal
dan waktu sesuai dengan keinginan
5. Display.Mengubah tampilan di desktop, seperti background, secreen
saver, warna, ukuran huruf dan resolusi layer.Cara menjalankan program: klik
dua kali pada ikon tersebut, kemudian setting sesuai dengan keinginan
6. Folder Options.Mengatur tampilan dari file dan folder, mengubah
asosiasi file, dan membuat file-file jaringan tersedia secara offline.Cara
menjalankan program: klik dua kali pada ikon tersebut, apabila ingin
menampilkan file/folder tersembunyi, pilih tab menu View, pada bagian Hidden
Files and Folders, pilih Show Hidden Files and Folders. Pilih OK.
7. Font.Menambah, mengubah dan memanage huruf-huruf di computer.Cara
menjalankan program: klik dua kali pada ikon tersebut, untuk menambah huruf,
anda tinggal copy-paste saja huruf-huruf yang ingin anda masukkan.
8. Game Controller.Menambah, menghapus dan mengkonfigurasi control game,
seperti joystick and gamepad.Cara menjalankan program: klik dua kali pada ikon
tersebut,
9. Intel® GMA Driver.Mengontrol grapic dari fitur perangkat keras di
computer.Cara menjalankan program: klik dua kali pada ikon tersebut,
10. Internet Options.Mengatur tampilan internet dan setting koneksi.Cara
menjalankan program: klik dua kali pada ikon tersebut,
11. Keyboard.Mengatur setting keyboard seperti rasio kedip kursor dan
rasio pengulangan karakter.Cara menjalankan program: klik dua kali pada ikon
tersebut,
12. Mail.Profile Microsofts Outlook.Cara menjalankan program: klik dua
kali pada ikon tersebut,
13. Mouse.Mengatur setting mouse seperti komfigurasi tombol, kecepatan
double klik, pointer mouse dan kecepatan gerakan mouse.Cara menjalankan
program: klik dua kali pada ikon tersebut,
14. Network Connections.Untuk mengoneksikan ke computer lain, jaringan
dan internet.Cara menjalankan program: klik dua kali pada ikon tersebut,
15. Power Options.Mengatur settingan energi simpanan untuk computer.Cara
menjalankan program: klik dua kali pada ikon tersebut,
16. Printer and Faxes.Untuk menampilkan printer yang terinstall dan printer
fax dan membantu untuk menambah baru.Cara menjalankan program: klik dua kali
pada ikon tersebut,
17. Realtek HD Sound Effect Manager.Realtek HD Audio panel control.Cara
menjalankan program: klik dua kali pada ikon tersebut,
18. Regional and Language Options.Mengatur settingan untuk tampilan
bahasa, angka, waktu dan tanggal.Cara menjalankan program: klik dua kali pada
ikon tersebut,
19. Scanners and Cameras.Menambah, menghapus dan mengkonfigurasi scanner
dan kamera.Cara menjalankan program: klik dua kali pada ikon tersebut,
20. Scheduled Tasks.Mengatur jadwal computer untuk dijalankan secara
otomatis.Cara menjalankan program: klik dua kali pada ikon tersebut,
21. Security Center.Untuk melihat status dari keamanan yang ada dan
settingan untuk akses-akses penting.Cara menjalankan program: klik dua kali
pada ikon tersebut,
22. Sounds and Audio Devices.Mengubah skema suara untuk computer atau
mengkonfigurasi settingan untuk speaker dan alat rekam.Cara menjalankan
program: klik dua kali pada ikon tersebut,
23. Speech.Mengubah settingan untuk kalimat menjadi suara atau
pengenalan suara (jika terinstal).Cara menjalankan program: klik dua kali pada
ikon tersebut,
24. System.Untuk melihat informasi tentang system computer dan mengubah
setting perangkat keras, performanya dan update otomatis.Cara menjalankan
program: klik dua kali pada ikon tersebut,
25. Taskbar and Start Menu.Mengatur start menu dan taskbar seperti
mengatur berapa jumlah item yang akan ditampilkan dan bagaimana seharusnya
ditampilkan.Cara menjalankan program: klik dua kali pada ikon tersebut,
26. User Accounts.Mengubah setting akun pengguna dan password untuk
orang yang berbagi computer.
Melengkapi Tampilan Control Panel di 'Start Menu
Ada cara yang lebih cepat untuk membuka Control Panel
dan menjalankan bagian yang Anda cari tanpa harus meninggalkan Start Menu.Pada
cara lama, untuk memanggil Control Panel biasanya harus mengklik tombol Start,
kemudian tinggal temukan dan klik Control Panel. Kemudian menunggu window-nya
terbuka, kemudian mencari dari dari seluruh icon yang ada untuk menemukan apa
yang diperlukan. Kemudian tinggal double-click icon itu untuk membuka window
berikutnya lagi.
Cara yang lebih cepat dari itu yaitu dengan klik pada
Start, Control Panel, dan langsung memilih apa yang kita butuhkan dari menu
yang muncul.Beginilah caranya untuk mengganti Start Menu dari Windows Vista
untuk membuat Control Panel-nya langsung menampilkan isinya:
1. Klik kanan tombol Start, dan klik Properties.
2. Di tab Start Menu, klik tombol Customize.
3. Di bagian Control Panel, aktifkan Display as a menu.
4. Klik OK dua kali untuk keluar.
Sekarang ketika masuk ke Start, akan terlihat Control
Panel punya tanda panah. Coba klik itu dan semua pilihan di Control Panel akan
tampil di sampingnya untuk akses yang lebih cepat dan mudah.Jika pegguna XP,
prosesnya hampir sama. Setelah klik Customize pada langkah kedua, berpindahlah
ke tab Advanced, kemudian lanjutkan ke langkah ketiga. (pcworld/cax).Control
Panel atau Web Manager merupakan tool yang paling popular untuk mengelola
website Anda.
Dengan adanya Control Panel,tidak perlu menggunakan
metode manual lagi untuk mengelola website Anda. Anda juga tidak perlu lagi
menghubungi staff kami untuk pembuatan alamat email baru, subdomain, backup,
pembuatan database baru, pergantian password FTP/Control Panel dan sebagainya.
Fungsi control panel ini sendiri dapat melakukan
konfigurasi email, database, upload file, mailing list, install script melalui
Auto install, dll.
KELEBIHAN SISTEM OPERASI WINDOWS
•
User friendly dibandingkan dengan sistem
operasi yang lain
•
Instalasi software masih mudah dibandingkan dengan instalasi di sistem operasi yang
lain
•
Banyak software berbasis Windows
•
Dukungan driver yang lebih banyak
KEKURANGAN SISTEM OPERASI WINDOWS
•
Harga licensi mahal
•
Komunitas terlalu sedikit, karena bersifat
closed-source
•
Banyaknya virus yang sering menyerang Windows
•
Sistem keamanan yang masih dibilang kurang
•
Sistem yang kurang stabil
KEAMANAN SISTEM OPERASI WINDOWS
•
Secara umum, sistem keamanan Windows masih kurang dibandingkan OS
yang lain
•
Tidak adanya pembatasan user untuk masuk ke OS Windows
(administrator by default)
•
Setiap user dapat masuk ke dalam sistam Windows (file sistem,
registry)
•
Rentan terhadap virus
DAFTAR PUSTAKA
·
Artikel Baidury.makalah-windows.html
·
v-behaviorurldefaultvmlo.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar